From Nature to human

From Nature to human
Kekayaan Alam yang melimpah berada dipenghujung punah dan bencana ekologi tiada bisa dihentikan, berilah ruang untuk kehidupan rimba untuk berinteraksi di rumahnya, dan stop penghancuran hutan alam

Jumat, 07 Februari 2014

The Magic Of Forest

                      Setiap Orang mungkin belum memiliki kesempatan untuk berkunjung ke belantara yang benar-benar alami dan masih memiliki tegakan hutan yang masih original. namun ada sebagian yang telah memiliki kesempatan juga terkadang belum tentu bersahabat dengan belantara. kenapa demikian....? Hutan adalah kombinasi dari bebagai kehidupan yang membentuk jaringan dan rantai kehidupan. jika salah satu rantai kehidupan di putuskan, maka akan ada ketimpangan pada derap kehidupan belantara.
misalkan saja yang paling inti di habiskan dan di gerus serta di musnahkan, maka kehidupan yang lainnya juga akan ikut musnah tak bersisa. degradasi hutan saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat bagai meteor melesat diangkasa yang tidak bisa dihentikan oleh pengeboman nuklir sekalipun. demikian juga dengan kerusakan hutan atau bahasa kerennya deforestasi yang mana kantung-kantung inti hutan alam tidak lagi menjadi prioritas dijaga dan dilestarikan, kebijakan pemerintah daerah dan pemerintah pusat selalu tumpang tindih dan menghasilkan kerusakan hutan yang menghawatirkan.

                  Data kerusakan hutan di Indonesia masih simpang siur, ini akbita perbedaan persepsi dan kepentingan dalam mengungkapkan data kerusakan hutan. laju deforestasi di indonesia menurut perkiraan World Bank antara 700.000 s/d 1.200.000 ha per tahun, dimana deforestasi oleh peladangan berpindah di tafsir mencapai separuhnya, Namun World Bang mengakui bahwa taksiran laju deforestasi di dasarkan pada data yang lemah. Sedangkan Menurut FAO, menyebutkan laju kerusakan hutan mencapai 1.600.00 s/d 2.000.000 ha per hari  lebih tinggi lagi data yang di ungkapkan oleh greenpeace, bahwa kerusakan Indonesia mencapai 3.800.000 ha/tahun yang sebagian besar adalah penebangan liar atau illengal Loging. Sedangkan ahli kehutanan yang mengungkapkan laju kerusakan hutan Indonesia mencapai 1.315.000 ha/tahun atau setiap tahunnya luas areal hutan berkurang satu persen (1%). 
                         Walau data kerusakan hutan diatas berbeda namun jika dilihat di lapangan kerusakan hutan alam sudah sangat akut dan memprihatinkan. akibat kerusakan ini berjuta kehidupan didalam rantai kehidupan hutan diambang punah, sebut saja, Gajah sumatera, Harimau Sumatera, Badak Sumatera, Primata, hewan melata, insecta, burung, dan lain sebagainya, kehidupan mereka bergantung kepada lebatnya hutan belantara. 
selain kekayaan hayati dan hewani belantara juga menyajikan keindahan alamnya, mulai sungai, air terjun dan panorama lainnya. di beberapa daerah seperti provinsi Riau sendiri kekayaan ini seperti tidak diperhitungkan dan lebih mementingkan perhitungan pertambangan, perkebunan sawit, dan HTI ( Hutan Tanaman Industri). Sepersekian persennya adalah perkebunan masyarakat, namun tidak menutup kemungkinan kekuatan modal yang dimiliki oleh kepala daerah dan jajarannya ikut serta menggerus luasan hutan yang tersisa dengan pembuatan kebun kelapa sawit dengan luas yang beraneka ragam. 
               Nah apakah anda mengetahui bahwa hutan alami itu memiliki keajaiban tersendiri bagi para pengunjungnya, apakah anda pernah mengalami sesuatu ....? jika pernah mungkin ini salah satu yang akan membuat anda tidak percaya dan yakin akan cerita dari penulis. Hutan alam dengan berbagai keanekaragamannya memberikan berbagai kejutan kepada kita semua yang berkunjung dan berkegiatan di belantara tersebut, mulai kejutan dari tumbuhan yang sangat memukau dan membuat kita berdecak kagum hingga kepada prilaku binatang yang teradang membuat kita taku, sedih, tersenyum dan tertawa serta ngeri. pada kali ini penulis ingin mengajak imajinasi rekan-rekan kepada mahluk cantik yang bernama belalang sembah atau manthis. 
                  rekan-rekan pernah melihat mantis atau belalang sembah di hutan belantara pada malam hari yang mendekati sinar lampu atau senter...? jika pernah apakah rekan-rekan memperhatikan keadaan mereka disaat menghampiri sinar kilatan lampu itu dan jika berada di pinggir sungai yang jernih apakah rekan-rekan memperhatikan tingkah dari belalang sembah tersebut disaat menghampiri sinar lampu itu...? jika rekan-rekan memperhatikan dengan cermat maka rekan-rekan akan terkejut dengan apa yang dilakukan oleh belalang sembah ini disaat berada di tempat basah. dia akan mengeluarkan sejenis cacing bewarna hitam dari duburnya dan akan hidup didalam air dan jika kita beruntung maka kita akan melihat bagaimana dia kembali lagi kedalam tubuh sang belalang sembah dengan cara belalang sembah menyerahkan bagian ekornya kembali untuk dimasuki sang sejenis cacing ini kedalam badannya. 
nah gambar disamping ini penulis ambil dari hasil penetralisiran sang belalang sembah dan sampai saat ini cacing ini disimpan dengan baik sebagai bukti dan pembelajaran. 
pada awalnya penulis juga merasa nga percaya dengan apa yang dilakukan belalang sembah ini, namun setelah diperhatikan dengan cermat dan seksama alangkah terkejutnya sekaligus ngeri melihat apa yang dilakukan oleh belalang sembah ini. Nah apakah rekan-rekan pernah memperhatikan keajaiban dari sosok binatang yang kadang kala kita anggap hanya sebagai biasa saja namun di balik itu mereka memiliki keluarbiasaan dalam berbagai hal, dan Hutan alam menyajikan itu buat orang-orang yang mau belajar. 
         Nah apakah rekan-rekan tau sebangsa cacing yang berasal dari belalang sembang atau manthis ini nga...?  orang-orang kampung daerah Kampar kiri dan kuok menaminya Lam-lam, dan banyak hal yang menyangkut soal ini. mulai dipercaiyai bisa awet muda hingga hal hal mistis, namun kita tidak membahas masalah itu kita lebih menitik beratkan kepada betapa amazingnya kekayaan belantara yang selama ini kita manusia merusak tatanan dan jaringan kehidupan meraka. kekayaan alam yang disajikan hutan itu sebanarnya tidak bisa ternilai dengan materi dan kekayaan hayati itu adalah mutlak harus di pertahankan dan dilestarikan, karena pembentukan hutan alami itu sudah berlangsung jutaan tahun, jadi hutan baru tidak akan bisa menggantikan mata rantai hutan baru yang telah hilang, didalam hutan alam homogen banyak terdapat kehidupan yang sudah meregenerasi kehidupan mereka, sedangkan di hutan baru belum ada kehidupan yang meregenerasi spesies kekayaan hayati. jadi Alangkah ruginya negara ini jika Hutan Alaminya hilang begitu saja, dan akan sangat menyedihkannya jika hutan sudah tidak ada lagi di Indonesia dan akan lebih menyedihkan kita akan kehilangan kekayaan hayati yang sangat spesial dan tidak ada di negara lain. 
           Nah apakah anda sudah memberikan kepedulian kepada alam saat ini, dan jika rekan-rekana dalah penggiat alam apakah sudah meminimalis sampah anda demi menjaga keasrian hutan dan alam...? jika belum mari mulailah dari hal-hal kecil dan dari diri sendiri, kekayaan hayati harus dilestarikan jika bukan kita siapa lagi yang akan mempertahankan kekayaan hayati yang ada... demikian saja pertemuan kali ini semoga bisa menggugah hati rekan2 untuk selalu bersahabat dengan alam dan menjadi Duta lingkungan untuk diri sendiri dan sekitarnya.. salam lestari dan salam Green 

kami membuka biro perjalanan ke tempat2 eksotik di riau dengan kegiatan menarik 
jika berminat silahkan hubungi kami melalui contack person :
1. Nuskan Syarif : 085264595922 atau di 085658232343
2. Said Muhammad Qadry : 08566736772
3. Rani : 083186162149
untuk tujuan wisata dan tempat-tempat eksotik di Riau anda bisa menghubungi kami di nomer yang ada dan kami akan datang ketempat anda untuk menjelaskan jenis perjalanan dan paket yang ada. 

mari bergabung dengan kami dan anda sudah memberikan kontribusi untuk lingkungan dengan menyumbang dari setiap perjalanan anda untuk pendidikan lingkungan dan sosial. 


2 komentar:

Gadielok mengatakan...

Begitu sayangnya Sang Pencipta pada penduduk negeri ini Dia limpahi negeri ini dgn kekayaan alam yg luar biasa menakjubkan... Sayang lebih banyak tangan yg ingin merusaknya dr pada yg ingin menjaganya.... So jgn kita ambil bagian dlm kelompok yg ingin merusak tapi ambil bagianlah dlm kelompok yg ingin menjaga dan melestarikan anugerah yg Allah titipkan di negeri ini agar generasi mendatang masih bisa menikmatinya..... :)

Ninoeschan_jungle mengatakan...

sekarang ini adalah butuh ketegasan para pemimpin agar hutan bisa lestari, namun melihtanya saja enggan mereka