From Nature to human

From Nature to human
Kekayaan Alam yang melimpah berada dipenghujung punah dan bencana ekologi tiada bisa dihentikan, berilah ruang untuk kehidupan rimba untuk berinteraksi di rumahnya, dan stop penghancuran hutan alam

Rabu, 03 November 2010

Kucing Hutan Masih Marak di Jual dipasar Satwa Pekanbaru


Pekanbaru merupakan sebuah kota yang sangat pesat perkembangannya, Pekanbaru juga merupakan daerah tujuan dari perdagangan satwa di Riau. beberapa Pasar satwa menjual berbagai jenis satwa lindung, diantaranya Hylobates agilis ungko, symphalangus sindacktilus ( siamang), kucing hutan, kukang, musang.

seperti yang terjadi dipasar Burung Palapa jalan durian Pekanbaru, aneka satwa lindung terus saja di jual baik dengan harga termurah Rp. 250.000,- untuk Kucing hutan dan Kukang sampai yang termahal Rp. 3.000.000,- untuk ungko dan siamang. selain itu burung Kuaw (merak sumatera) di hargai berkisar Rp. 250.000,- hingga 1.500.000,-.

Pemerintah yang bertanggung jawab atas perlindungan satwa lindung tersebut tidak melakukan apapun dalam perlindungan satwa ini. dan malah terkesan dibiarkan dan menutup mata. Dinas Kehutanan yang memilili banyak pegawai tidak melakukan tindakan fresentatif terhadap kejadian ini.

KSLH (Kelompok Study Lingkungan Hidup) melakukan sidak di beberapa pasar burung dan kios-kios penjualan satwa, disana kami mendapati banyak satwa lindung yang diperjual belikan secara terang-terangan. dan terkesan sudah biasa.
harapan dari KSLH adalah penegakan hukum terhadap pelaku perdagangan satwa liar dilindungi atau bekerja sama dengan instansi yang berkompeten untuk permasalahan perlindungan satwa, tapi sayang semua itu hanya isapan jempol belaka dan ibarat pepatah jauh panggang dari api, yah lambat laun satwa langka akan benar-benar binasah dan hutan alam sebagai rumah mereka akan hilang berganti dengan HTI dan perkebunan kelapa sawit.

Kucing hutan merupakan salah satu satwa yang tingkat perdagangannya berada di level 3 dengan harga jual yang lumayan menggiurkan, Rp. 250.000,- hingga Rp. 500.000,- bisa dibeli dipasar dan kios-kios satwa di kota pekan baru, bebas hukum, bebas memilih dan bebas memesan.

3 komentar:

Admin mengatakan...

aq mau dunk, btw aq bisa beli kesiapa yach? aq ud tanya ke pasar Jl. Durian tp g ada yg jual..

bisa bantu g bro? tq

Ninoeschan_jungle (KSLH) mengatakan...

Admin : wah membeli berarti ikut menjalankan peredaran dan perdagangan satwa langkah nih, bisa di kenakan UU Perlindungan satwa lingdung.....

bagai mana kalo Admin ikutan dalam melestarikan satwa langka tersebut dengan cara tidak membelinya dalam bentuk apapun

Olaf Thon mengatakan...

kucingnya bagus, sayang hewan langka.. kasihan kalau dipelihara dirumah
mau nanya nih mas..
kalo pengen mlihara kucing, bagusnya plihara yg jenis apa mas??
boleh tanya tempat jualnya ga untuk daerah pekanbaru?
(yg layak plihara ya mas, jgn yg melanggar UU pula :D )